Selasa, 28 April 2009

Sama-sama Terlambat

Saat malam menjelang sang suami berbincang-bincang dengan istrinya di kamar tidur.

Suami : "Ma.. Besok kan Papa harus berangkat ke luar pulau, bangunin jam 5 pagi ya ma.. soalnya kapalnya berangkat jam 6 pagi.

Istri : "Tenang saja Pa.. ibu usahain bangunin papa jam 5 pagi.

Ternyata karena terlalu lelah, sang istri terlambat membangunkan Suaminya. Sang Suami pun terkejut karena dia kesiangan.

Suami : " Mama..!!! Gimana sih, kan papa minta dibangunin jam 5!!! (sambil berkemas-kemas)

Istri : "Maaf pa.. mama kesiangan, jadi terlambat membangunkan papa..."

Dengan terburu-buru sang suami pun naik ojek dan menuju ke pelabuhan... Ia pun melihat Kapal yang akan dinaikinya sudah berjarak 5 meter dari pelabuhan. Tanpa peduli apapun, sang suami pun terjun dan berenang mengejar kapal tersebut. Sesampainya di kapal sang suami bertemu seorang petugas kapal.

Petugas : "Maaf pak, apa yang bapak lakukan hingga bapak basah kuyup berenang memaiki kapal ini..?"

Suami : "Saya kesiangan dan harus berangkat menggunakan kapal ini. sehingga saya berusaha mengejar kapal ini."

Petugas : "Ta..ta..tapi pak, mohon maaf sebelumnya, kita juga mengalami keterlambatan. Kapal ini baru saja datang dan baru akan berangkat pukul 08.00 nanti.

Suami : "Apaaah!!!!?????!!!"

Soeharto Anak Siapa?

Pada suatu hari Tutut, anaknya Soeharto, lewat di jalan tol di Jakarta.

Penjaga Tol: "3000 rupiah".

Tutut yang emangnya ngak punya uang seribuan mengeluarkan uang 50 ribu rupiah langsung saja menyodorkan tuch uang.

Penjaga Tol: "Ini Bu, kembaliannya. "

Bu Tutut: "Sudah...simpan saja buat keluarga anda."

Penjaga tol merasa senang karena menerima 47 ribu rupiah dan langsung berterima kasih kepada Tutut.

Setelah beberapa jam Tommy dateng melewati jalan tol tersebut. Karena mereka tuch anaknya Soeharto, ngak punya uang receh, Tommy mengeluarkan uang 20 ribuan.

Penjaga Tol: "Ini Pak, kembaliannya 17 ribu."

Tommy: "Sudahlah, simpan aja buat sekolah anak anda."

Penjaga langsung memasukan kembalian itu ke kantongnya dan berterima kasih banyak ke Tommy.

Setelah beberapa jam Soeharto dengan mobilnya lewat jalan tol.

Soeharto mengeluarkan uang 5000 rupiah dan disodorkan ke penjaga tol. Soeharto menunggu uang kembaliannya itu dan setelah menunggu 5 menit, ditanyanya kepada penjaga tol

Soeharto: "Lho, mana uang kembalian saya ?"

Penjaga Tol: "Ah Bapak, masa uang 2000 rupiah aja dibalikin. Tadi bu Tutut dan pak Tommy lewat kembaliannya 47 ribu dan 17 ribu aja diberikan ke saya, masa Bapak yang 2000 aja minta kembalian?? "

Soeharto: "Tunggu dulu mas !! Anda tau sapa Tutut dan Tommy??"

Penjaga Tol dengan cekatan menjawab: "Yach tahu Pak! Pertanyaan gampang tho, jelas Tutut dan Tommy tuh Anaknya Presiden."

Soeharto: "Pinter kamu, tahu mereka anak Presiden. Nah sedangkan saya kan cuma Anak Petani !!
Sekarang, mana kembalian saya??"

Penjaga Tol : !@$@!$!%!^$@ ^

Presiden Ke Tujuh

Seorang guru bertanya kepada muridnya: "Anak-anak, Presiden Habiebie adalah presiden kita ke berapa ?"

Semua menjawab: "Ketiga bu guruuuuuu�"

Kecuali seorang anak bernama Deden Bolot, dia menjawab: "Ketujuh bu guruuuuuu�"

Semua memandang Deden Bolot dengan heran.

Kemudian Bu gurunya bertanya lagi: "Coba Deden Bolot sebutkan satu persatu."

Deden Bolot: "Pertama Sukarno bu Guru."

Bu Guru: "Lalu ? "

Deden Bolot: "Suharto bu guru."

Bu Guru: "Lalu ? "

Deden Bolot: "Suharto, Suharto, Suharto, Suharto, baru Habiebie bu Guru".

Bu Guru : "???" (mikir�)

Ciri-ciri Cowok Yang Tidak lagi Muda

01. Membaca makin jauh, kencing makin dekat.

02. Dulu tidur berhadap-hadapan, sekarang beradu pantat. (buat yang sudah married..)

03. Dulu suka pakai minyak wangi, sekarang sering pakai minyak angin. (kalau montir pakai minyak oli..)

04. Dulu 12 kali lebih dalam sebulan, sekarang belum tentu sekali sebulan. (what is the kamsud?)

05. Dulu keras sekali selama menunggu, sekarang lama sekali menunggu keras. (haha.. mulai adult content nih)

06. Dulu langsung ON, sekarang langsung Down.

07. Dulu sering siul2in cewe, sekarang malah siul2in burung.

08. Dulu kencing asin, sekarang banyak yang sudah kencingnya manis.

09. Dulu sering ajak makan enak, sekarang sering ajak makan obat.

10. Dulu korbankan kesehatan demi kekayaan, sekarang korbankan kekayaan demi kesehatan. (bener juga..)

11. Dulu mengkritik generasi tua, sekarang mencela generasi muda. (hm..)

12. Dulu bermimpi untuk mengubah dunia, sekarang jadi insomnia karena dunia berubah terus.

13. Dulu dongkol karena nggak dikasih, sekarang jengkel karena ditagih. (haha..)

14. Dulu pemburu nikmat, sekarang diburu tobat ... ampuuuuun .......

15. Dulu sering mengacungkan jari kelingking, sekarang mengacungkan jari telunjuk. (ga ada hubungannya deh )

Pacar Pertama

Cita-cita Joni setelah menikah dia ingin mandiri maksudnya dia tidak ingin setelah menikah tinggal di rumah orang tuanya atau rumah mertuanya, karena ia ingin langsung punya rumah entah rumah sendiri ataupun rumah kontrakan. Akhirnya Joni menikah dengan Aminah.

Cita-cita Joni punya rumah sendiri akhirnya kesampaian juga meskipun hanya rumah kontrakan saja.

Joni bingung kenapa baru menikah tiga hari isterinya Aminah kelihatan kecewa.

Joni : "Baru dua hari menjadi isteriku, mengapa kau murung, sayang ? Apakah kau kecewa karena rumah yang kita tempati ini hanya rumah kontrakan ?"

Aminah : "Bukan itu yang membuatku kecewa, Mas."

Joni : "Jadi apa yang membuatmu kecewa ?"

Aminah : "Rumah yang kita kontrak ini adalah milik pacar pertamaku. Aku jadi terkenang padanya karena di kamar inilah aku dulu sering berduaan bersamanya. "

Joni : "Haa...!!!???"

Bocah Lugu

Melihat kerumunan orang yang ramai di sepanjang jalan menuju makam, seorang pemuda menghampiri bocah yang dengan seriusnya mengikuti jalanya acara pemakaman

"Siapa yang meninggal cah?" Tanya Pemuda itu dengan penasaran.

Sang bocah dengan kalemnya menjawab : "Itu....yang di dalam peti..."

Pemuda : "!!!##????"